Sleman Jadi Tuan Rumah ASEAN Sports Day 2026, Dorong Diplomasi Olahraga dan Ekonomi Daerah
SLEMAN – Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dipercaya menjadi tuan rumah ASEAN Sports Day (ASD) 2026 yang akan melibatkan 11 negara ASEAN serta tiga negara mitra, yakni Jepang, Tiongkok, dan Korea Selatan.
Mengusung tema “Active Youth Healthy Future”, ASD 2026 dijadwalkan berlangsung pada 31 Agustus hingga 6 September 2026, dengan sejumlah kegiatan lanjutan pada 20 dan 27 September. Agenda tersebut dirancang tidak hanya sebagai ajang olahraga masyarakat, tetapi juga menjadi sarana diplomasi, pertukaran budaya, serta penggerak ekonomi daerah.
Asisten Deputi Olahraga Masyarakat Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Yayat Suyatna, mengatakan ASD menjadi momentum untuk memperkuat kebiasaan hidup aktif di tengah masyarakat, terutama generasi muda.
“Harapannya ini bisa membangkitkan gelora olahraga masyarakat, khususnya di Yogyakarta,” ujar Yayat dalam konferensi pers ASD 2026, Senin (24/8/2026).
Menurutnya, keberhasilan kegiatan tidak hanya dilihat dari jumlah peserta selama pelaksanaan, tetapi juga perubahan kebiasaan masyarakat setelah acara berakhir. Kemenpora sekaligus akan memperkuat Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (Gemar) melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan komunitas pemuda.
Rangkaian ASD 2026 antara lain ASEAN Fun Run, Tour de Prambanan, School Hub, job fair, festival olahraga tradisional, workshop pencak silat, serta ASEAN Trail Walk pada 27 September.
Analis Kebijakan Ahli Madya Kemenpora RI, Akbar Mia, menyebut ASD juga menjadi bagian dari upaya melestarikan olahraga tradisional dan memperluas pengenalan pencak silat di tingkat internasional.
Dari sisi daerah, Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Sleman Kus Endarto menilai kehadiran peserta dari berbagai negara berpotensi menggerakkan pariwisata, kuliner, ekonomi kreatif, hingga lapangan pekerjaan.
ASD 2026 sekaligus menjadi kesempatan bagi Sleman dan Yogyakarta memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat internasional melalui olahraga, budaya, pendidikan, dan kegiatan ekonomi masyarakat.

RIPPARKOT 2026–2045 Disusun, Pemkot Yogyakarta Selaraskan Program Pariwisata Lintas Sektor
Bali Tech Week 2026 Perkuat Kolaborasi Pemerintah, Industri, dan Perguruan Tinggi
KPK Pelajari Digitalisasi Pemkot Yogyakarta untuk Pengembangan Pusat Data dan Analitik
AI Perluas Peran Teknologi dalam Pembinaan Atlet dan Analisis Pertandingan
ISS 2026 Catat Perputaran Ekonomi Lebih dari Rp17 Miliar dan Lima Kesepakatan Bisnis
Membaca OTT Bupati Klaten di Media Sosial: Ujian bagi Kepercayaan Publik