Pramuwisata Yogyakarta Didorong Kuasai Teknologi Digital untuk Tingkatkan Layanan Wisata
YOGYAKARTA – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta menggelar workshop pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata bagi para pramuwisata. Kegiatan tersebut difokuskan pada pemanfaatan teknologi informasi guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan di era digital.
Workshop yang berlangsung di Hotel Gaia, Rabu (17/6/2026), menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetensi pemandu wisata agar mampu mengikuti perkembangan teknologi sekaligus memperkaya pengalaman wisatawan saat berkunjung ke Kota Yogyakarta.
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menegaskan bahwa penguasaan teknologi digital kini menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari dalam industri pariwisata. Menurutnya, kemampuan berbahasa asing dan pengalaman lapangan saja tidak lagi cukup untuk menjawab tantangan sektor wisata yang terus berkembang.
“Pemandu wisata harus terus mengasah kemampuan dalam mengenalkan destinasi, budaya, serta kebiasaan-kebiasaan menarik di Kota Yogyakarta, termasuk hal-hal yang selama ini belum banyak terekspos,” ujar Wawan saat membuka kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan, wisatawan saat ini umumnya telah mengakses berbagai informasi melalui internet sebelum melakukan perjalanan. Mulai dari ulasan destinasi di mesin pencari, media sosial, hingga rekomendasi kuliner dan tempat wisata dengan peringkat terbaik. Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi para pemandu wisata untuk menawarkan pengalaman yang lebih autentik dan berbeda.
Menurut Wawan, wisatawan cenderung tertarik pada destinasi unik yang belum banyak diketahui publik. Karena itu, peran pemandu wisata menjadi penting dalam memperkenalkan sisi lain Yogyakarta yang belum banyak muncul di platform digital.
Selain itu, Pemkot Yogyakarta juga mendorong para pramuwisata untuk mempromosikan lebih banyak destinasi dan aktivitas wisata sehingga wisatawan tidak hanya berkunjung dalam waktu singkat. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan lama tinggal wisatawan serta berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Lucia Daning Krisnawati, menyebut pramuwisata merupakan ujung tombak dalam membangun citra pariwisata daerah. Tidak hanya berperan sebagai pemandu perjalanan, mereka juga menjadi narator yang menyampaikan cerita, sejarah, dan nilai budaya yang melekat pada setiap destinasi.
“Wisatawan saat ini tidak hanya ingin melihat suatu tempat, tetapi juga memahami latar belakang, sejarah, hingga tradisi yang ada di dalamnya. Karena itu kemampuan bercerita harus terus diperkuat,” katanya.
Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi praktis, mulai dari teknik dasar fotografi dan videografi menggunakan telepon pintar, pemanfaatan Google Maps dan Google Calendar, hingga penggunaan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung aktivitas kepemanduan wisata.
Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi antara Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kota Yogyakarta. Ketua HPI Kota Yogyakarta, Caecilia Dian Eka Pemiastuti, menyatakan penguasaan teknologi informasi menjadi kebutuhan penting karena tren wisatawan saat ini sangat erat dengan aktivitas media sosial dan pembuatan konten digital.
Saat ini, HPI Kota Yogyakarta memiliki sekitar 122 anggota yang terus didorong untuk meningkatkan kompetensi agar mampu memberikan pelayanan wisata yang profesional, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan wisatawan masa kini.

Shafiyah Expo 2026 Resmi Dibuka, Pemkot Yogyakarta Dorong Penguatan Ekosistem Halal
Wali Kota Yogyakarta Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan Data Akurat
Pemkot Yogyakarta Perkuat Penataan Jaringan Utilitas, Belajar dari Pengalaman Kota Depok
Abdi Dalem Keraton Yogyakarta Gelar Wayang Gedhog dan Tradisi Mubeng Beteng Sambut 1 Suro
Rupiah Melemah, DPRD Yogyakarta Dorong Intervensi untuk Lindungi UMKM dan Optimalkan Pariwisata
BB TNBTS Tutup Kawasan Wisata Gunung Bromo pada 21–24 Juni 2024
Pramuwisata Yogyakarta Didorong Kuasai Teknologi Digital untuk Tingkatkan Layanan Wisata