CEO Citra Kreasi Data Paras Sujiwo Kupas Penguatan Citra Organisasi Lewat Media Sosial
CEO Citra Kreasi Data Paras Sujiwo saat mempresentasikan media sosial sebagai instrumen strategis untuk membangun reputasi.
WARTAISTIMEWA– Perkembangan media sosial yang semakin cepat mendorong banyak organisasi mulai mengubah pola komunikasi digital mereka. Hal itu menjadi perhatian CEO Citra Kreasi Data, Paras Sujiwo, saat menjadi narasumber dalam Pelatihan Media Sosial Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), di Auditorium Gedung Manajemen KST B.J. Habibie, Serpong, Rabu (13/5/2026).
Dalam pelatihan bertajuk “Beyond Posting: From Activity to Impact” tersebut, Paras menekankan bahwa media sosial organisasi tidak lagi cukup hanya digunakan sebagai etalase dokumentasi kegiatan.
Menurutnya, organisasi modern perlu menjadikan media sosial sebagai instrumen strategis untuk membangun reputasi, memperkuat kedekatan dengan publik, hingga menciptakan dampak komunikasi yang nyata.
“Media sosial organisasi harus memiliki arah komunikasi yang jelas. Bukan hanya aktif posting, tetapi juga mampu membangun identitas dan kepercayaan publik,” ujarnya di hadapan peserta pelatihan.
Kegiatan yang diikuti 124 peserta, baik secara daring maupun luring itu menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai strategi komunikasi digital yang relevan di tengah perubahan perilaku audiens saat ini.
Dalam sesi pemaparan, Paras membahas berbagai aspek penting pengelolaan media sosial kelembagaan, mulai dari mindset pengelolaan akun organisasi, standar dasar komunikasi digital institusi, hingga penyusunan konten yang lebih efektif dan terukur.
Ia juga menyoroti pentingnya konsistensi identitas visual serta kualitas pesan yang disampaikan sebuah organisasi di ruang digital.
Melalui pendekatan tersebut, organisasi dinilai dapat membangun engagement yang lebih kuat dengan audiens, sekaligus meningkatkan citra lembaga secara berkelanjutan.

Sebagai CEO Citra Kreasi Data, Paras dikenal aktif dalam pengembangan strategi komunikasi digital, branding institusi, serta pengolahan pendekatan berbasis data dalam penguatan citra organisasi.
Latar belakangnya sebagai entrepreneur, data scientist, dan teknokrat budaya turut memperkuat pendekatan komunikasi yang tidak hanya berorientasi pada estetika media sosial, tetapi juga pada efektivitas pesan dan dampak komunikasi.
Dalam pelatihan itu, peserta juga melakukan evaluasi langsung terhadap pengelolaan akun Instagram organisasi sebagai bagian dari pembelajaran praktis.
Diskusi berlangsung interaktif dengan pembahasan berbagai tantangan pengelolaan media sosial organisasi di tengah perubahan tren digital yang terus bergerak cepat.
Melalui pelatihan tersebut, Citra Kreasi Data mendorong organisasi agar lebih adaptif dalam membangun komunikasi publik yang profesional, relevan, dan memiliki nilai strategis di era digital.

Pengajian Akbar HUT Pemkot Yogyakarta Dijaga 28 Ambulans dan Dukungan Rumah Sakit Rujukan
Kirab Budaya Tresna Pancasila 2026 Tampilkan Harmoni Keberagaman di Jantung Kota Yogyakarta
Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Harmoni Lintas Generasi, dari Jon Batiste hingga Slank Nge-Jazz
JFF 2026 Sukses Digelar, Literasi Keuangan Dipadukan Hiburan, Olahraga dan Aksi Sosial
Sri Sultan Dorong Literasi Keuangan Berbasis Kearifan Lokal, Soroti Risiko Konsumtif dan Pinjol di Era Digital
Dari Pos Satpam ke Gelar Doktor, Perjalanan Agung Sulistyo Wujudkan Mimpi Lewat Pendidikan
Pemkot Yogyakarta Optimalkan Aplikasi SIAP untuk Perkuat Digitalisasi Pengadaan Barang dan Jasa
Mentan Amran dan Rektor IPB Dorong Lahirnya Wirausaha Muda untuk Perkuat Ketahanan Pangan